Tai Tzu Ying Terus Evaluasi Teknik Bertanding Selama Pandemi

Nama Atlet Bulu Tangkis Tai Tzu Ying, pebulutangkis tunggal putri nomor 1 dunia asal Taiwan, belakangan ini mengikut interviu terbatas di situs sah Liga Badminton Dunia (BWF).

Wawancara Dengan Tai Tzu Ying

Tai Tzu Ying

Situs sah BWF ajukan pertanyaan: Saat interviu awalnya, Anda pernah menjelaskan jika kekurangan Anda ialah beberapa kesalahan. Dalam beberapa bulan akhir, apa Anda telah menangani permasalahan ini?

“Saya tidak lakukan training yang ditarget untuk ini. Yang perlu saya kerjakan ialah terus mengingati diri saya tidak untuk membuat kekeliruan yang tak perlu,” kata Tai Tzu Ying memulai.

“Dari sudut pandang style permainan dan style saya, benar-benar susah untuk menghindar kekeliruan seperti ini. Sudah pasti, kurangi kekeliruan ialah pas dan ringkas, dan memungkinkan untuk saya untuk capai 0 kekeliruan. Tetapi, ini bermakna saya harus mengganti permainan dan style saya. Dengan langkah ini, permainan saya akan kehilangan karakter saya di hari esok,” bebernya.

Pertanyaan yang lain ialah, Anda pernah menaklukkan Chen Yufei di final All England Open di bulan Maret lalu, tetapi saat ini laga sudah disetop, apa Anda cemas momen Anda akan terusik semacam ini?

“Tidak, saya tidak pikirkan ini waktu game diawali ulangi. Ini ialah komponen yang tidak bisa saya kontrol. Ini ibarat lingkungan sepanjang laga dan irama persaingan. Kemungkinan Anda perlu beberapa Itu normal untuk pemain lain untuk menyesuaikan dengan laga,” ucapnya.

“Selanjutnya, keadaan permainan tiap orang sama. Kuncinya ialah bermain dalam tempat dalam permainan Anda,” lebih Tzu Ying.

Kompetisi badminton internasional akan diawali di Bangkok, Thailand sepanjang tiga minggu beruntun pada Januari tahun depannya, terhitung dua moment Asia Tur (Thailand Open) yang dituruti oleh BWF World Tur Finals.

Pemain unggulan Taiwan itu mengutarakan jika ia akan mendaftarkan untuk kompetisi di atas, tapi semua bergantung pada keadaan wabah musim 2021. Bila kondisinya lebih baik, ia akan berperan serta.

Dalam kata lain, bila Tai Tzu Ying pada akhirnya berkemauan untuk mengikut persaingan di Bangkok, ini bisa menjadi performa internasional pertama kalinya pada hampir 10 bulan semenjak All England Open pada bulan Maret.

Tahun ini, penjuru dunia badminton terserang pandemi dan kompetisi sudah dibatalkan. Saat interviu ini, Tai Tzu Ying bicara mengenai imbas pandemi pada dianya. Dia masih latihan. Waktu ditanyakan bagaimanakah cara jaga motivasi sepanjang skorsing.

Untuk menjaga intensif latihan yang serupa seperti pada masa lampau, Tzu Ying menjawab jika ia sedikit mengganti mentalitasnya, yakni, lakukan semakin banyak latihan bisa membuat makan semakin banyak. Dia menambah jika lockout ini berlangsung hingga dia dapat istirahat sesaat, apalagi hidupnya terus ada di latihan dan persaingan lebih dari 10 tahun.

Tai Tzu Ying Tetap Akan Pensiun Setelah Olimpiade Tokyo

Sebab dia sudah mengatakan jika ia akan pensiun sesudah Olimpiade Tokyo 2020, ia kembali lagi ditanyakan pertanyaan ini saat interviu. Si pemain menjelaskan jika ia akan membuat keputusan di timnas Taiwan sesudah mengakhiri seluruh moment pada 2021.

Ia menjelaskan karena akibat Olimpiade Tokyo diundur oleh wabah sepanjang setahun, arah aslinya (memutus apa akan pensiun sesudah Olimpiade Tokyo) tetap sama.

Tai Tzu Ying memperlihatkan jika dia bisa memperkirakan jika saat musim badminton diawali kembali lagi tahun depannya, permainan ini bisa memberi kemampuan positif dan tarik untuk pemirsa dan dirinya.