Sembuh Dari Covid-19, Satwiksairaj Rankireddy Siap Kembali Berlatih

Berita Bulutangkis – Pemain spesialis ganda putra rangking 10 dunia asal India, Satwiksairaj Rankireddy yang positif Covid-19 pada 27 Agustus lalu, sudah keluar rumah sakit setelah dipastikan pulih serta siap kembali lagi berlatih di Akademi Pullela Gopichand pada awal Oktober.

Satwiksairaj Rankireddy Satu-satunya Atlet Badminton yang Didiagnosis Sembuh dari Covid-19

Satwiksairaj Rankireddy ialah salah satu olahragawan badminton teratas India yang yang didiagnosa serta sembuh dari Covid-19. Awalnya, pemain spesialis ganda putri, N Sikky Reddy bersama fisioterapisnya, Kiran Challagundla dipastikan positif Covid-19, tetapi kedua-duanya dipastikan negatif dalam tes ke-2 mereka.

Walau Satwiksairaj Rankireddy tidak memperlihatkan tanda-tanda, tetapi Dia dapat merasakan dampak dari virus itu.

“Saya mulai berasa capek serta harus duduk walau hanya berdiri selama 10 menit,” kata Satwik.

“Sebelumnya, saya bahkan tidak dapat melempar. Saya telah sembuh tetapi masih ada banyak kekurangan di atas lapangan. Saya baik-baik saja tetapi tubuhku tidak enak badan. Saya tidak dapat lakukan latihan di luar lapangan baik itu lari atau angkat beban.”

Satwiksairaj Rankireddy India

“Saya melakukan dengan lamban, berjalan-jalan hingga saya memperoleh udara fresh dan coba memperoleh kekuatan,” tambah Satwik.

Proses pemulihan buat seorang atlet yang sembuh dari Covid-19 berpotensi membuat frustrasi, bukan hanya ada rintangan untuk memperoleh kembali lagi kesehatan yang hilang sesudah detraining yang dipicu oleh ketidakaktifan yang tak terhindar terjadi semasa sakit, ada juga potensi tubuh mendorong terlalu keras, begitu cepat yang mengakibatkan kambuh pasca virus.

Pada Minggu, India mempunyai masalah Covid-19 paling tinggi ke-2 di dunia, lebih sedikit 1 juta kasus dari negara Amerika Serikat yang tempati posisi pertama. India akan melewati 6 juta masalah pada minggu ini sesudah Pekan kemarin tertera 88.600 kasus baru serta penumpukan sekarang ini mencapai 5.992.000 jiwa.