Media China Minta Ganda Campurannya Waspadai Praveen/Melati di Olimpiade Tokyo

Berita Bulutangkis – Sektor ganda campuran adalah salah satunya keinginan paling besar China untuk mendulang medali emas pada Olimpiade Tokyo yang berjalan tahun kedepan. Ditambah lagi mereka mempunyai ganda campuran rangking satu serta dua dunia, yaitu Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Media China Aiyuke juga percaya kedua pasangan itu dapat merebut podium paling tinggi di Olimpiade serta tidak sangsi menyebutkan Wang/Huang jadi peraih medali emas nanti.

Masalahnya Wang/Huang semenjak dipasangkan memperlihatkan perubahan signifikan. Deretan gelar telah dicapai pasangan itu, seperti Kejuaraan Asia 2019 serta 2018, Fuzhou China Open 2019, dan beberapa kemenangan di kompetisi BWF World Tour yang lain.

Tetapi performa keduanya yang cemerlang sering ditutupi oleh bayang-bayang rekanan senegaranya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang sangat mendominasi.

Media China kembali lagi mengingatkan perjalanan Wang/Huang di Asian Games 2018 lalu yang sarat dengan penyesalan. Waktu itu, China percaya dapat mengunci medali emas usai Zheng/Huang merebut tiket final.

Tetapi, Wang/Huang justru tampil di bawah tekanan serta melakukan beberapa kesalahan. Akhirnya mereka cuma terhenti di semi-final selesai kalah dari pasangan Hong Kong.

Kekesalan itu tidak membuat Wang Yilyu/Huang Dongping terpuruk. Justru performa mereka makin naik serta mengamankan rangking dua dunia.

Ancaman Tidak Hanya Datang dari Pasangan Indonesia

Tahun depan akan jadi pengalaman pertama Wang/Huang untuk bertanding di multi-event sekelas Olimpiade. Tetapi deretan pasangan ganda campuran dunia yang lain siap mengadang langkah mereka untuk mengambil titel juara.

Pasangan Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva juga disebutkan Aiyuke jadi salah satunya musuh yang perlu dicermati. Selain Praveen/Melati, batu sandungan dapat juga datang dari Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang), Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand), sampai Seo Seung-jae/Chae Yu-jung (Korea Selatan).

Dari delapan pertemuan menantang pasangan Indonesia, Wang Yilyu/Huang Dongping masih unggul enam kemenangan. Tetapi di dua pertemuan paling akhir, Praveen/Melati dapat mengambil kemenangan meski harus bermain sengit.

Zheng Siwei and Huang Yaqiong