Lee Zii Jia Bosan Tidak Ada Kompetisi

Atlet Bulutangkis – Latihan dalam periode waktu yang sangat panjang tanpa ada pertandingan apapun membuat tunggal putra nomor satu Malaysia rangking 10 dunia, Lee Zii Jia terasa menjemukan.

Karena menjalarnya pandemi Covid-19, Federasi Badminton Dunia (BWF) memberitahukan penangguhan di beberapa pertandingan.

Kurangnya Kompetisi dalam Waktu yang Lama Buat Mental Pemain Tertekan

Walau Lee Zii Jia diberi semakin banyak waktu untuk menyiapkan Olimpiade Tokyo tahun depan, kurangnya pertandingan internasional dalam tempo yang lama membuat mental beberapa pemain makin tertekan.

Lee Zii Jia yang sekarang berumur 22 tahun alami cedera otot punggung waktu ikuti pertandingan internal di Federasi Badminton Malaysia (BAM) di bulan Agustus.

Dan saat ini si pemain sudah sembuh seutuhnya. Dia mengharap bisa kembali lagi ikuti pertandingan internasional di bulan November serta ikuti Tour Asia di Bangkok, Thailand. Tetapi, BWF kemudian memberitahukan penangguhan pertandingan sampai Januari tahun kedepan.

Desakan Mental untuk Semua Pihak Bulutangkis Malaysia

Ia memberitahu Bernama jika beberapa pemain harus kembali pada ajang sesudah istirahat dalam tempo yang lama, tapi kejuaraan termasuk juga Piala Thomas serta Uber yang sudah dipending, membuat semakin banyak desakan mental kesemua orang.

“Ini kali pertamanya saya tidak bermain pada sebuah laga dalam tempo yang lama. Walau menurut saya tidak apa-apa, tetapi saya jemu sebab tidak ada laga. Ini pasti memengaruhi mentalitas beberapa pemain,” kata Zii Jia.

Zii Jia memperlihatkan jika ia akan mengulas gagasan training selanjutnya dengan pelatih Hendrawan, mengharap bisa tingkatkan kesibukan di luar ruang serta siap-siap untuk kembali pada lapangan laga.