Ganda Campuran Malaysia Mundur Dari Denmark Open 1 & 2

Berita Atlet Bulutangkis – Bintang ganda campuran Malaysia, Goh Liu Ying, akan ambil kesempatan untuk bersaing di kompetisi badminton internasional besar mana pun sebab ia benar-benar menyenangi permainan itu.

Tetapi, untuk kesempatan ini, ia membuat pengecualian. Liu Ying serta rekannya Chan Peng Soon, yang ada di peringkat ke-7 dunia, sudah memutuskan untuk membatalkan Danisa Denmark Open 1 dari 13-18 Oktober serta Denmark Open 2 dari 20-25 Oktober.

Kedua pertandingan Eropa ini akan diselenggarakan di Odense dan menawarkan hadiah uang yang sama sejumlah US$750.000 atau sekitar 11 miliar rupiah.

Dua leg di Denmark dan dua yang lain di Asia pada November merupakan salah satu turnamen Open yang masih ada di kalender Federasi Badminton Dunia (BWF) untuk tahun ini setelah badan dunia itu menggagalkan turnamen lain sebab kecemasan atas pandemi Covid-19.

BWF harus mengurangi jumlah kompetisi untuk membatasi gerakan pemain serta memastikan keamanan yang lebih bagus.

Goh Liu Ying Tidak Berani Ambil Resiko

Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying

Buat Liu Ying-Peng Soon, Denmark bisa menjadi dua kompetisi internasional pertama mereka dalam tujuh bulan serta peluang baik untuk menghasilkan uang besar tapi kedua-duanya tidak siap untuk ambil resiko.

“Saya benar-benar merindukan laga itu dan ya, saya bisa menjadi orang pertama yang mendaftar ke Open tapi kondisinya berbeda saat ini,” kata Liu Ying.

“Peng Soon serta saya belum juga percaya jika perjalanan aman buat kami sekarang ini. Ada resiko dan kami bermain aman walau kami betul-betul ingin memainkannya.”

“Peng Soon mempunyai empat anak dan tentunya, ia cukup cemas. Serta ada waktu karantina 14 hari yang perlu kita amati saat pulang ke rumah, cukup susah,” katanya.

Liu Ying, bagaimana juga, masih membuka pilihannya untuk bermain di leg Asia. BWF belum mengatakan tuan-rumah untuk dua Open di Asia tapi Indonesia sudah memperlihatkan minat mereka walau Thailand besar kemungkinan akan dipilih.

“Tiap tempat di Asia akan lebih dekat, jadi kami akan kembali pada November,” kata Liu Ying.

“Dengan tidak ada pertandingan, kami menyibukkan diri dengan training dan konsentrasi pada usaha kami,” Liu Ying memberikan tambahan.

Liu Ying/Peng Soon terakhir kali bermain di All England pada bulan Maret tapi mereka kalah 16-21 serta 11-21 dari pasangan muda Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di set pembuka.